tas kulit pria
 

GS-23 COMRAD TAS KULIT PRIA

Rp1,600,000.00

  • Dimensi 38x15x27 cm
  • Bahan kulit Domba Rustic
  • Karakter kulit empuk, sedikit kaku, tekstur natural, non corrected leather
  • Warna Dark Brown
  • Berat 1,200 gram
  • Kompatibel laptop 14 inch
  • Fungsi tas selempang dan jinjing
  • Fitur Tas: Penutup dengan gesper tekan, Dua kantong besar bagian depan dengan reseleting, 2 ruang compartment untuk laptop dan buku +dukumen, bagian dalam terdapat kantung besar dengan reseleting, bagian dalam dilapisi kain suede
  • Mengapa membeli tas ini: Simple, sgb tas laptop, sangat kasual dan elegan , unisex, kualitas kulit no.1, vintage
Compare

Description

  • Dimensi 38x15x27 cm
  • Bahan kulit Domba Rustic
  • Karakter kulit empuk, sedikit kaku, tekstur natural, non corrected leather
  • Warna Dark Brown
  • Berat 1,200 gram
  • Kompatibel laptop 14 inch
  • Fungsi tas selempang dan jinjing
  • Fitur Tas: Penutup dengan gesper tekan, Dua kantong besar bagian depan dengan reseleting, 2 ruang compartment untuk laptop dan buku +dukumen, bagian dalam terdapat kantung besar dengan reseleting, bagian dalam dilapisi kain suede
  • Mengapa membeli tas ini: Simple, sgb tas laptop, sangat kasual dan elegan , unisex, kualitas kulit no.1, vintage

Brown Comrad adalah tas kulit messenger , sekuel dari rustic comrad yang sebelum nya. Model tas ini sangat “common taste” , namun tetap bernuansa klasik dan vintage. Pada dasar nya tas ini adalah klasik postman bag. Tas ini dibuat secara handmade namun tetap memperhatikan detail tas nya.Material kulit dari kulit Domba .Sangat nyaman dengan kulit , jenis kulit ini cocok digunakan material fashion. Karakter kulit empuk dan lembut namun tetap menyokong bentuk dan struktur tas. Tas ini cukup ringan cocok untuk dailybag. Fit untuk laptop 14 “.Fitur tas : Bagian depan kantong besar dengan zipper, bagian dalam terdapat compartment untuk laptop. Adjustable strap

tas kulit pria

tas kulit pria

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “GS-23 COMRAD TAS KULIT PRIA”